Bandar Lampung, diberitain.net – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengasah keterampilan praktik konseling melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan teknik Applied Behavior Analysis (ABA) bagi anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini berlangsung pada 27–29 April 2026 di Aula Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA).
Bimtek ini menghadirkan narasumber Dr. Ernie C. Siregar, S.Psi., M.Pd., Psikolog. Dalam pemaparannya, peserta dibekali pemahaman mengenai teknik ABA sebagai salah satu pendekatan berbasis bukti yang dinilai efektif dalam menangani anak berkebutuhan khusus, tidak hanya dari sisi teori tetapi juga praktik.
Dekan Fakultas Psikologi Islam, Dr. Ahmad Zarkasi, M.Sos.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan praktik dalam konseling, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus. Ia mengatakan selama ini mahasiswa lebih banyak mendapatkan teori, termasuk terkait teknik ABA.
“Pada kesempatan ini mahasiswa mendapatkan pengetahuan secara teknis, karena narasumber yang dihadirkan memiliki pengalaman di berbagai yayasan serta terlibat di ATePI dan Edufa,” kata Zarkasi.
Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Psikologi Islam menargetkan lulusannya mampu menjadi tenaga profesional di bidang psikologi. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang produktif bagi mahasiswa.
“Kami berharap ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar, berlatih, dan berdiskusi secara aktif bersama ahlinya,” ujarnya.
Ketua panitia yang juga Kaprodi BKI, Umi Aisyah, M.Pd.I., menyampaikan, kegiatan ini penting untuk menambah keterampilan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa BKI ke depan dipersiapkan menjadi calon konselor Islam yang membutuhkan bekal keilmuan sekaligus kemampuan praktik di lapangan.
Selain kegiatan bimtek, Fakultas Psikologi Islam UIN RIL juga memperkuat ekosistem kemitraannya dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoA) bersama Biro Psikologi dan Pusat Layanan Terapi Edufa serta Asosiasi Terapis Perilaku Indonesia (ATePI). Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Dr. Ahmad Zarkasi, S.Ag., M.Sos.I, sementara pihak ATePI dan Edufa diwakili oleh Dr. Ernie C. Siregar, S.Psi., M.Pd., Psikolog.
Kerja sama dengan Biro Psikologi dan Pusat Layanan Terapi Edufa membuka peluang kolaborasi di bidang layanan psikologi dan terapi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi wahana magang, praktikum, serta pengabdian masyarakat bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Psikologi Islam.
Sementara itu, kemitraan dengan ATePI sebagai asosiasi profesi di bidang terapi perilaku diharapkan mampu memperkuat kompetensi lulusan, khususnya dalam pendampingan anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan berbasis bukti seperti teknik Applied Behavior Analysis (ABA). (*)





