Sarasehan Jilid II “Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?” Sukses Digelar, Sarasehan Jilid III Menyusul

oleh -35 views

Bandar Lampung, diberitain.net – Sekretariat Bersama (Sekber) 3 Konstituen Dewan Pers di Lampung; AMSI, SMSI, dan JMSI, sukses menggelar Sarasehan Jilid II “Pajak Digali, Pajak Dikepul, Lalu?”  Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai 3, Gedung Perpustakaan Daerah Jalan ZA Pagar Alam, Rabu (10/6/2026).

Pada acara Sarasehan Jilid II ini menghadirkan pembicara Kepala Bapenda Lampung Saipul, S.Sos., M.I.P., Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol. N. Dedy arifianto, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kompol Juli, Dosen Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung Rifandy Ritonga, S.H., M.H. dan Dosen Unila Prof. Dr. Marselina dengan moderator Ketua Harian SMSI Provinsi Lampung Fajar Arifin.

Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka membantu Pemerintah Provinsi Lampung menemukan metode penggalian pajak untuk meningkatkan PAD Provinsi Lampung.

“Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan harapan membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan PAD dari sektor pajak,” ucap Novriwan.

Ketua AMSI, Hendri Setiadi menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Sekber 3 Konstituen Dewan Pers di Lampung terhadap kondisi PAD Provinsi Lampung yang menurun.

“Potensi PAD dari sektor pajak cukup besar, tapi hari ini kita lihat target pendapatan dari pajak belum tercapai. Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini kita dukung pemerintah untuk menemukan solusi dalam meningkatkan PAD dari sektor pajak,” ucap Hendri.

Sementara itu, Ketua SMSI, Donny Irawan, berharap kegiatan ini adalah upaya Sekber untuk membantu Pemerintah Provinsi Lampung menemukan solusi bagaimana agar membayar pajak bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Dia menyoroti dan mengkritisi ribetnya membayar pajak dan lamanya waktu yang diperlukan dalam pembayaran pajak, ucapnya, hal ini membuat para wajib pajak enggan membayar pajak.

“Kami berharap ada metode atau cara membayar pajak yang cepat, seperti kita belanja di Indomaret sehingga bisa menambah motivasi para wajib pajak untuk membayar pajak. Karena  jika membayar pajak memakan waktu yang berjam-jam, itu berdampak pada masyarakat menjadi enggan untuk membayar pajak. (Sekber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *