Berjarak 14 Km dari PLG, Karhutla di Titik Baru TNWK Berhasil Dipadamkan

oleh -28 views

BANDAR LAMPUNG, diberitain.net – Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPBD Provinsi Lampung memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di titik baru kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, telah berhasil dipadamkan. Lokasi kebakaran tersebut berada sekitar 14 kilometer dari Pusat Latihan Gajah (PLG) sehingga tidak berada di kawasan kandang gajah.

Kepastian itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung Aswarodi dalam konferensi pers di Command Center BPBD Lampung, Senin (26/10/2026), untuk mengklarifikasi informasi kebakaran di TNWK yang beredar sejak Minggu malam.

Berdasarkan informasi terverifikasi dari Balai TNWK, lokasi kebakaran berada di kawasan perbatasan areal PT GGP PG 4, tepatnya di wilayah Rawa Harjo, Sedeng Kerep, dan Unguan, Resort Susukan Baru, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Way Kanan, Desa Rantau Jaya Udik 2, Kecamatan Sukadana.

“Lokasi kebakaran ini masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Way Kambas, tetapi berbatasan dengan areal PT GGP PG 4. Jaraknya dengan Pusat Latihan Gajah sekitar 14 kilometer. Jadi, lokasi kebakaran yang menjadi perhatian masyarakat ini bukan berada di kawasan Pusat Latihan Gajah,” ujar Aswarodi.

Kebakaran terpantau pada Sabtu (24/10/2026). Vegetasi alang-alang dan semak belukar yang mengering serta angin kencang membuat api cepat menjalar.

Tim gabungan dari TNWK, TNI, dan mitra Aliansi Lestari Rimba Terpadu segera melakukan pemadaman. Upaya berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu (25/10/2026) dengan dukungan kendaraan operasional, tangki air, dan peralatan pemadaman.

“Pada Minggu, 25 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Setelah itu, tim melaksanakan mop up atau penanganan sisa bara api dan penyisiran di lokasi, termasuk pemantauan menggunakan drone untuk memastikan tidak ada lagi indikasi titik asap,” jelasnya.

Pemadaman didukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu (25/10/2026) dengan menyemai 1.000 kilogram Natrium Klorida (NaCl) di kawasan TNWK. Hujan deras selama dua jam setelahnya turut membantu pendinginan lahan.

Meski titik baru telah padam, BPBD bersama TNWK tetap melakukan mitigasi risiko kebakaran lanjutan.

“Kami berharap masyarakat dapat mengacu pada informasi yang sudah terverifikasi. Untuk titik kebakaran yang kami klarifikasi hari ini, penanganannya telah selesai dan api sudah padam,” kata Aswarodi.

Sementara itu, penanganan karhutla di titik lain di TNWK masih berlanjut. Aswarodi menyebut kendala utama adalah akses sulit, vegetasi rapat, serta karakter gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan. Operasi water bombing melalui helikopter juga terkendala vegetasi rapat sehingga air tidak sepenuhnya mencapai permukaan.

Sebanyak 365 personel gabungan, mayoritas dari TNI, Brimob, dan Manggala Agni, masih bertugas bergiliran. Dukungan sarana dan logistik dari BNPB dan pemerintah daerah terus disalurkan, termasuk distribusi air dari Sungai Way Pegadungan ke tiga titik penanganan.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Dinas Kesehatan juga telah memberikan dukungan moril dan layanan kesehatan bagi personel di lapangan. Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung lokasi dan memberi semangat.

“Tim satgas darat dan udara masih terus berupaya melakukan pemadaman di titik-titik yang belum selesai ditangani. Kami memohon dukungan dan doa masyarakat agar hujan segera turun dan seluruh proses penanganan karhutla dapat diselesaikan,” ujar Aswarodi.

Terkait penyebab kebakaran di titik baru, Balai TNWK masih melakukan penyelidikan.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *